Tom, Jerry, dan PR Matematika
Saya
yakin kebanyakan dari Anda kenal dengan tokoh-tokoh yang namanya Tom
dan Jerry. Ya, mereka adalah tokoh-tokoh film kartun lucu yang
digambarkan sebagai seekor kucing dan seekor tikus yang saling
bermusuhan. Ceritanya sih biasa itu-itu saja, sang kucing ngejar-ngejar
sang tikus. Anehnya, walaupun berupa film kartun dan ceritanya itu-itu
saja, tapi penggemarnya bukan saja dari kalangan anak-anak, kaum dewasa
pun banyak yang menyukainya. Contohnya, saya sendiri menyukai film ini,
walau cuma kadang-kadang nontonnya. Di artikel ini saya hanya meminjam
nama-nama mereka untuk memerankan cerita yang saya buat.
Ceritanya tentu
bukan kejar-kejaran lagi. Ya, ceritanya tentang PR (pekerjaan rumah)
matematika. Singkatnya, ayo bareng-bareng kita ikuti ceritanya berikut
ini. Tom dan Jerry adalah murid kelas enam di sebuah SD (Sekolah Dasar).
Mereka berdua terkenal sangat bandel alias nakal. Sering mereka
ngejaili teman-teman sekelasnya, pun mereka banyak ulah di kelasnya.
Bahkan seringkali mereka berdua tidak mengerjakan PR yang diberikan guru
mereka, Pak Udin namanya. Hingga suatu hari Pak Udin merasa jengkel
juga. Nah, kali ini Pak Udin punya akal untuk menghukum mereka. Pak Udin
memberi hukumannya berupa PR matematika. Bila Tom dan Jerry tak bisa
mengerjakan PR dengan benar, mereka akan dihukum oleh gurunya yaitu,
selama seminggu harus piket membersihkan ruang kelas. Bila Tom dan Jerry
bisa mengerjakan PR tersebut, bukan berarti bebas, tapi mereka berdua
diminta membuat soal matematika sehingga teman-teman sekelasnya tak ada
yang bisa menjawabnya. Dan bila soal yang dibuat mereka dapat dijawab
oleh teman-teman mereka, hukuman berikutnya akan menanti. Bila soal yang
dibuat mereka tak bisa dijawab teman-temannya, bebaslah mereka berdua.
Tentu pilihan ini tak mudah dua-duanya. Sebagai anak yang terkenal
bandel, bukan berarti mereka menyerah begitu saja dengan hukuman
tersebut. Ternyata mereka, Tom dan Jerry, dengan sungguh-sungguh
mengerjakan PR matematika yang diberikan gurunya. Nah, PR matematikanya
sebenarnya sih cuma tiga soal berikut ini: **Soal 1:** Tentukan nilai
dari 16 x 25 dengan menggunakan kalkulator tapi tak boleh menekan tombol
angka 5. Tuliskan caranya di buku tulismu! **Soal 2:** Bila supermarket
MENTARI memberi diskon 50% dan supermarket RAMA-SHINTA memberi diskon
30%. Supermarket mana yang menurut kamu paling murah untuk tempat
berbelanja? Tuliskan alasanmu! **Soal 3:** Bila 20 buku tulis di toko
Gunung Merapi seharga Rp. 23.000 dan 12 buah buku tulis di toko Gunung
Krakatau seharga Rp. 15.000, di toko manakah harga buku tulis yang
paling murah? Tuliskan jawaban dan alasannya di buku tulismu! Pulang
sekolah, di hari mereka dapat PR tersebut, mereka berdua langsung serius
mengerjakannya bersama. Mulai soal 1, ternyata tak mudah bagi mereka
alias sulit. Soal 2, tak kalah sukarnya dan bahkan membingungkan mereka.
Beruntung untuk soal 3 mereka langsung dapat ide untuk menjawab soal
ini. Walau mereka bekerja bersama, tapi mereka mengerjakan soal 3 ini
dengan caranya masing-masing. Untuk soal 3 ini, jawaban Tom adalah
sebagai berikut. Tampak bahwa cara yang dilakukan Tom ini sangat
mengesankan. **Toko Gunung Merapi** 20 Buku Rp. 23.000 10 Buku Rp.
11.500 5 Buku Rp. 5.750 1 Buku Rp. 1.150 **Toko Gunung Krakatau** 12
Buku Rp. 15.000 6 Buku Rp. 7.500 3 Buku Rp. 3.750 1 Buku Rp. 1.250 Jadi,
harga buku tulis di toko Gunung Merapi lebih murah daripada toko Gunung
Krakatau. Sedangkan Jerry mengerjakan soal 3 dengan caranya yang juga
tak kalah mengesankan dibanding cara Tom, seperti tampak berikut ini.
**Di toko Gunung Krakatau:** 12 buku seharga Rp.15.000, berarti bila
cuma beli 4 buku, harganya adalah Rp. 5000 (sebab: 4 + 4 + 4 = 12 dan
Rp. 5000 + Rp. 5000 + Rp. 5000 = Rp. 15.000). **Di toko Gunung Merapi:**
20 buku seharga Rp. 23.000, berarti bila cuma beli 4 buku, harganya
adalah Rp. 4.600 (sebab: 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 20 dan Rp. 4.600 + Rp.
4.600 + Rp. 4.600 + Rp. 4.600 + Rp. 4.600 = Rp. 23.000). Jadi, harga
buku tulis di toko Gunung Merapi lebih murah daripada toko Gunung
Krakatau. Walau keduanya anak bandel, mereka ternyata mau kerja keras
dan mereka benar-benar memanfaatkan kemampuan mereka yang biasa dipakai
untuk berbuat kebandelan. Dengan susah payah, keduanya dengan bekerja
sama akhirnya dapat mengerjakan ketiga soal di atas dengan baik. Nah,
kira-kira kalau Anda sebagai Tom atau Jerry, bagaimana jawaban Anda
untuk Soal 1 dan Soal 2 tadi? Masalah berikutnya adalah mereka diminta
membuat soal matematika yang bisa membuat teman-teman mereka tak bisa
menjawabnya. Mereka kembali terpaksa berfikir keras lagi, hingga
akhirnya mereka dapat membuat soal, tentunya level anak SD. Dua buah
soal berhasil mereka buat (di sini disebut Soal 4 dan Soal 5), dan
mereka yakin teman-temannya tak akan dapat menjawab dengan benar.
Soal-soal yang dibuat adalah sebagai berikut: **Soal 4:** Tom dan Jerry
adalah teman satu kelas di SD yang sama. Jarak rumah Tom ke sekolah
adalah 1000 meter alias 1 km. Jarak rumah Jerry ke sekolah adalah 600
meter. Berapakah jarak rumah Tom ke rumah Jerry? Tuliskan semua
kemungkinan jawabanmu! **Soal 5:** Tom dan Jerry bersama-sama dapat
menyapu lantai kelasnya selama 20 menit, sedangkan bila Tom sendiri yang
menyapunya diperlukan waktu 60 menit alias 1 jam. Berapa menit yang
dibutuhkan Jerry untuk menyapu lantai kelasnya sendirian? Nah, andaikan
Anda sebagai temannya Tom dan Jerry yang pernah dijaili mereka berdua,
tentu ingin Tom dan Jerry dihukum bukan? Supaya mereka tetap kena
hukuman, tentunya Anda harus dapat menjawab Soal 4 dan Soal 5 dengan
benar. Ayo coba...! Tentang penulis: *Master Student of Freudenthal
Institute, Utrecht University, The Netherlands* *Jurusan Pendidikan
Matematika, Universitas Pendidikan Indonesia (dulu namanya IKIP
Bandung)*
sumber:http://febdian.net
Kamis, 06 November 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar